Laman

Minggu, 03 Juni 2018

[Movie Review] The Hitman's Bodyguard (2017)



Judul: The Hitman’s Bodyguard (2017)

Sutradara: Patrick Hughes

Penulis: Tom O’Connor

Pemain: Ryan Reynolds, Samuel L. Jackson, Gary Oldman, Elodie Yung

Genre: action, komedi, crime

Nilai: 7.5/10

Sinopsis
Michael Bryce (Ryan Reynolds) Mantan agen triple A  yang bekerja sebagai bodyguard mendapat permintaan untuk membantu mantannya Amelia Roussel (Elodie Yung) yang kebetulan anggota Interpol. Dia diminta untuk membawa saksi utama yang juga mantan pembunuh bayaran Darius Kincaid (Samuel L. Jackson) untuk bersaksi atas kejahatan yang dilakukan oleh Presiden Belarussia, Dukhovich (Gary Oldman) di pengadilan. Tapi, dengan segala cara, tentu Dukhovich ingin bebas dan le[as dari jeratan hukum, termasuk membunuh siapapun saksi yang datang. Dan cerita pun dimulai.


Ulasan
Kita akan bertemu dengan Deadpool, Nick Fury, Commissioner Gordon, dan Elektra di film ini. Tapi, untuk Gary Oldman, saya sempat ragu kalau itu dia, meskipun bentuk wajah dan potongan rambut cenderung sama, hanya karena sedikit keriput dan dialog asing, ia mampu meragukan bahwa itu adalah seorang Gary Oldman. Mantap sekali memang akting Mbah yang satu ini.

Dan selanjutnya, yah, ada Ryan Reynolds dan Samuel L. Jackon. Selain ahli dalam hal perkelahian dan senjata api, dua orang ini bacotnya luar biasa sekali, untuk takaran seorang bodyguard dan pembunuh bayaran. Apalagi Samuel L. Jackon. Senang rasanya mendengar ia menyumpah serapah. Di sisi lain, saya sulit menghilangkan karakter Deadpool dari Ryan Reynolds. Sama-sama suka bacot. Bedanya, di sini Ryan terlihat lebih ‘sopan’ perilakunya. 

Dan dari dua orang itulah saya senang dengan film ini. 

Film yang ringan, tak bikin mikir, cerita yang sederhana, dan dihiasi oleh aksi-aksi keren. Darah dimana-mana. Maka, buat kalian yang kurang nyaman dengan kekerasan, sebaiknya jangan nonton film ini. Karena, kekerasan, adalah salah satu kekuatan film ini selain celetukan-celetukan dari dua pemeran utamanya yang seringkali bikin ketawa. Itulah poinnya. Tak perlu buat cerita aneh-aneh, cukup permainan bacot saja, saya sudah terhibur.

Selain mengekspos dunia masing-masing pekerjaan mereka, tak lupa diselipkan pula kehidupan percintaan keduanya. Walaupun sekedar pemanis, setidaknya romantisme hubungan percintaan masing-masing mereka membuat cerita lebih absurd dan parahnya petuah-petuah percintaan keluar dari seorang pembunuh bayaran.

Entah karena film ini memang menghibur atau saya yang tak terlalu berekspektasi pada film ini, yang jelas film ini sangat menyenangkan. Padahal durasinya hampir dua jam. Sudah lama saya tidak menonton film dan sungguh menikmatinya.

Semua karena bacotan Ryan Reynolds dan Samuel L. Jackson.

1 komentar:

  1. Top Casinos in San Francisco – Where to Play
    In 2021, San Francisco's 식보 best-kept 룰렛 판 secret is that it's the 1xbet mobi city's casinos that best 카드 게임 종류 suit all budget 있습니다 conscious travelers.

    BalasHapus