Judul: Channel
Zero: Candle Cove (2016-)
Pembuat: Nick
Antosca
Kanal: Syfy
Pemain: Paul
Schneider, Fiona Shaw, Luisa d’Oliveira, Natalie Brown, Shaun Benson, Marina
Stephenson Kerr
Genre:
Psychological-Thriller, Horror
Nilai: 9
Premis
Mike Painter
berkunjung ke tempat ia dibesarkan dengan tujuan untuk mengobati trauma masa
kecilnya. Namun, kembalinya ia ke tempat itu justru membuka kembali luka lama
dan semakin parah. Misteri aneh yang terjadi berpuluh tahun yang lalu terjadi
lagi. Semakin parah dan penuh tanda tanya.
Ulasan
Terus terang,
saya sulit menyukai cerita horror, bukan karena penakut, tapi lebih ke menjaga
otak saya dari sugesti-sugesti menyeramkan yang dapat memicu imajinasi saya
merangkai segala hantu dan kemungkinan buruk yang bisa terjadi ini. Intinya,
jangan terlalu banyak menonton televisi. Atau jika kalian punya anak, adik,
atau siapapun yang kalian sayangi, maka awasilah apa yang mereka tonton dan
jangan remehkan komunikasi.
Kalian akan tahu
kenapa saya berkata demikian setelah menonton season pertama serial ini.
Penceritaan
berjalan relatif lamban, jadi kalau tidak terbiasa, bukannya terkesan akan
misteri di dalamnya, bisa-bisa kalian ketiduran. Tapi, jika kalian menyukai
gaya penceritaan film The Sixth Sense, Se7en, atau serial Mindhunter, ini
adalah santapan yang sangat menyenangkan. Penonton diajak perlahan-lahan
mendalami karakter dan permasalahan yang dimilikinya serta dengan sabar
memberikan petunjuk satu demi satu atas misteri yang terjadi. Tak jarang kalian
akan dikejutkan oleh plot-twist yang disebar di beberapa episode.
Meskipun
bergenre psychological-thriller, serial ini juga sedikit menyinggung ke horror
dan agak gore, meski tidak banyak. Sensasi mencekam akan terasa sepanjang
durasi tanpa ada lelucon atau celetukan yang tak perlu dari tokoh-tokoh
pendukung.
Sinematografi
serial ini juga memanjakan mata. Tidak aneh-aneh. Sederhana tapi penuh makna. Entah
kenapa saya sangat menyukai pengambilan gambar, komposisi, grading, dan
pergerakan kamera. Keren.
Tapi, bukan
tanpa cela, cerita serial ini memiliki satu celah di plot. Namun, jika kita
memakluminya sebagaimana cerita rekaan tentu bukan suatu masalah. Karena,
melihat latar belakang cerita, tentu boleh-boleh saja.
Season pertama
ini Cuma memuat 6 episode, masing-masing dengan durasi sekitar 40 menitan. Jadi,
paling tidak, dua hari atau bahkan semalam pun bisa, karena ini jenis serial
yang bikin candu untuk lanjut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar