Laman

Sabtu, 03 Februari 2018

Review The Adventure Of Tintin [2011]



 Director: Steven Spielberg
Writers: Herge, Steven Moffat, Edgar Wright dan Joe Cornish
Cast: Jamie Bell, Andy Serkis, Daniel Craig, Simon Pegg, Nick Frost
Cinematographer: Janusz Kaminski
Genre: Adeventure, animation
IMDb: 7.4/10
Saya: 7.8/10



“You care about something, you fight for it. You hit a wall, you push through it. There’s something you need to know about failure, Tintin. You can never let it defeat you.”
- Captain Haddock.

Tintin. Nama yang terdengar konyol namun begitu familiar, kemudian gambaran seorang pria dengan jambul pirang akan segera terbayang di kepala. Ia adalah karakter fiksi dalam seri komik yang digambar komikus Belgia, Herge. Diceritakan ia adalah seorang jurnalis yang, entah disengaja atau tidak, gemar berpetualang kemudian menceritakan kisahnya di koran tempat ia bekerja. 

Dan karena ketenarannya, nama besar seperti Steven Spielberg, orang yang menghadirkan Jaws, Jurassic Park, Saving Private Ryan dan banyak karya menakjubkan lainnya ke dunia film, tertarik untuk mengangkat kisah Tintin ke layar lebar. Kemudian baru teralisasikan pada tahun 2011. Naskahnya pun digarap oleh tiga orang sekaligus, Steven Moffat(Penulis serial Sherlock dan Doctor Who), Edgar Wright(The Three Flavours Cornetto trilogy dan yang terbaru Baby Driver) dan Joe Cornish(Ant-Man), yang kebetulan semuanya berasal dari inggris, sehingga ketika menonton, british English begitu terasa.

Kisah bermula ketika Tintin dan anjingnya, Snowy, sedang berjalan-jalan di pasar lalu perhatian Tintin tertuju pada sebuah miniatur kapal, The Unicorn. Karena menyukai keunikan serta nilai sejarahnya, ia pun membelinya. Tak lama kemudian, dua orang silih berganti mendatangi dengan maksud yang sama, membeli miniatur kapal yang telah dibelinya. Sayangnya, kedua tawaran ditolaknya dengan halus. Namun, kejadian itu menimbulkan pertanyaan baginya, kenapa benda itu begitu berarti sehingga diperebutkan?
Begitu sampai di flat, ia meletakkan miniatur kapal itu di meja dank arena aksi kejar-kejaran Snowy dan seekor kucing, kapal itu terjatuh dan tiangnya patah. Berbekal rasa penasaran, ia pergi ke perpus dan menacari tahu lebih dalam tentang sejarah The Unicorn. Ketika kembali kapal tersebut hilang. Ia pergi menuju kediaman Sakharine (Daniel Craig), salah satu orang yang telah menawar kapalnya, untuk mencari kapal miliknya. 

Cerita bergulir, hingga mempertemukan Tintin dengan Kapten Haddock, yang ternyata adalah keturunan Sir Francis, kapten kapal The Unicorn. Petualangan pun dimulai.

Dengan nama-nama besar seperti Steven Spielberg, Peter Jackson, Steven Moffat, Edgar Wright, Joe Cornish serta didukung bintang-bintang lainnya seperti Jamie Bell, Daniel Craig, Andy Serkis, Nick Frost, Simon Pegg dan lain-lain, tentulah kita bisa berekspektasi tinggi pada film ini. Dibuat dengan teknik motion capture, sehingga membuat film ini terlihat begitu nyata dan indah dan akan membuat kita tak ingin terlewat barang sedetik saja. Sebuah hal yang cukup baru dan unik untuk ukuran film animasi.

Sebagaimana film animasi, yang mana pasar utamanya adalah anak-anak, maka ceritanya pun dibuat ringan namun tidak murahan. Lebih mementingkan sisi petualangan ketimbang misteri adalah cara yang dipilih ketika penulis skenario agar tidak membingungkan bagi penontonnya. Tapi, tak lupa diselipkan juga beberapa twist yang cukup membuat kita tertegun sejenak. Lelucon-lelucon yang disampaikan pun cukup berhasil mengundang tawa, terutama karakter Kapten Haddock. Masalah visual, tak usah dibahas. Sungguh indah. Terlebih lagi ditunjang dengan scoring yang mendukung adegan-adegan tertentu sehingga penonton terasa ikut serta dalam cerita. 

Meskipun begitu, ada juga beberapa kelemahan yang terjadi. Beberapa plot holes sederhana yang cukup mengganggu saya. Lalu pertanyaan seperti, bagaimana bisa? Kemudian saya ingat, toh ini hanya film, apalagi film animasi dengan tujuan utamanya adalah anak-anak, jadi ya termaafkan. 

Jadi, jika kalian punya waktu senggang dan ingin mencari tontonan yang menghibur, ada baiknya memasukkan Tintin ke watch list kalian. Percaya saya, film ini menyenangkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar